Kondisi mengejutkan terjadi di Kabupaten Brebes saat banjir menerjang sejumlah desa dan merendam ratusan rumah warga pada Rabu malam.
Banjir tiba-tiba melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu malam dan menyebabkan ratusan rumah serta sejumlah ruas jalan terendam air. Peristiwa ini terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut tanpa henti. Simak selengkapnya hanya di Siaga Bencana.
Banjir Terjang Brebes Ratusan Rumah
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama. Akibatnya, sejumlah desa dilaporkan terendam air dan aktivitas warga terganggu. Banjir ini juga menyebabkan ratusan rumah warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi.
Wilayah yang terdampak banjir meliputi Desa Karangmalang, Desa Ketanggungan, Desa Cikeusal Lor, Desa Padasugihan, Desa Dukuhturi, hingga Desa Buara. Kondisi ini membuat warga harus bersiap menghadapi genangan air yang masuk ke permukiman mereka. Sejumlah titik juga mengalami gangguan akses akibat jalan yang terendam. Situasi ini membuat mobilitas warga menjadi terbatas, terutama pada malam hari saat banjir mulai meluas.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 568 rumah terdampak banjir. Rumah tersebut dihuni oleh 568 kepala keluarga (KK) di beberapa desa tersebut. Selain itu, terdapat 34 jiwa yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman di Desa Karangmalang. Mereka sementara tinggal di rumah warga maupun fasilitas kesehatan setempat untuk menghindari risiko banjir yang lebih tinggi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Penyebab Banjir Dan Kondisi Lapangan
Menurut keterangan BNPB, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Brebes dalam durasi cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air yang meningkat secara drastis. Selain itu, luapan Sungai Babakan juga memperparah kondisi banjir di sejumlah permukiman warga.
Ketinggian muka air dilaporkan mencapai antara 20 hingga 100 sentimeter di beberapa titik terdampak. Kondisi ini membuat air masuk ke rumah-rumah warga serta menutup sebagian akses jalan utama. Bahkan, beberapa ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan karena genangan cukup tinggi dan arus air yang masih mengalir.
Dampak lain yang muncul adalah terganggunya infrastruktur di sekitar lokasi banjir. Salah satu jembatan dilaporkan mengalami penurunan struktur yang menyebabkan akses menuju Desa Buara sempat terputus. Hal ini memperparah kondisi mobilitas warga yang sebelumnya sudah terhambat akibat genangan air di berbagai titik.
Baca Juga: Waspada! Nitrogen Cair Picu Kasus Ngeri Lambung Meledak, Ini Faktanya
Aktivitas Warga Dan Upaya Penanganan
Di tengah kondisi banjir yang masih berlangsung, warga setempat berupaya menyelamatkan barang-barang penting dari dalam rumah. Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang lebih besar. Kondisi ini membuat sejumlah desa terlihat lebih sepi karena banyak penduduk yang berpindah sementara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak. Mereka juga melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak warga. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa terus dilakukan agar penanganan bisa berjalan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, petugas juga terus memantau kondisi debit air di sungai dan wilayah pemukiman. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Tim di lapangan juga mulai menyiapkan langkah-langkah evakuasi tambahan jika kondisi memburuk.
Situasi Terkini Di Brebes
Hingga laporan terakhir, kondisi air di sejumlah wilayah terdampak masih cukup tinggi. Beberapa titik bahkan masih tergenang dan belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan. Hal ini membuat proses evakuasi warga masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan.
Selain rumah warga, banjir juga berdampak pada sektor lain seperti peternakan. Tercatat ada 13 ekor kambing yang dilaporkan hanyut terbawa arus banjir. Kejadian ini menambah kerugian warga yang terdampak langsung oleh bencana tersebut.
BNPB menyebut bahwa situasi di Brebes masih dalam tahap penanganan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya mengurangi dampak banjir serta memulihkan kondisi di wilayah terdampak. Fokus utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemulihan akses jalan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com

