Jelang Lebaran yang seharusnya penuh ketenangan berubah menjadi kepanikan di Kampung Selabintana Kulon, Sukabumi.
Kobaran api tiba-tiba muncul dan dengan cepat melahap permukiman padat penduduk, membuat warga berhamburan menyelamatkan diri di tengah malam yang mencekam. Dalam hitungan menit, suasana yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan besar saat asap tebal mulai membumbung tinggi dan api terus merembet ke bangunan lain di sekitarnya, sementara warga hanya bisa berusaha menyelamatkan diri dan barang seadanya di tengah kondisi yang serba darurat dan penuh kepanikan. Simak selengkapnya hanya di Siaga Bencana.
Kebakaran Hebat Guncang Permukiman
Musibah kebakaran besar kembali mengguncang kawasan padat penduduk di Kampung Selabintana Kulon, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi. Peristiwa ini terjadi pada Kamis dini hari dan membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar di area permukiman.
Api dilaporkan mulai terlihat dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kondisi permukiman yang padat membuat kobaran api sulit dikendalikan dalam waktu singkat, sehingga warga berhamburan menyelamatkan diri.
Dalam hitungan menit, api sudah melalap beberapa rumah permanen dan menciptakan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan. Suasana malam yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan massal di antara warga sekitar lokasi kejadian.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Dugaan Awal Penyebab Api
Berdasarkan informasi awal di lapangan, titik api pertama kali diduga muncul dari bagian dapur rumah milik seorang warga bernama Riah Komariah. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik yang kemudian memicu percikan dan menyebar cepat.
Percikan api tersebut diduga mengenai material mudah terbakar di sekitar dapur, sehingga api dengan cepat membesar tanpa sempat dikendalikan. Dalam kondisi rumah yang saling berdekatan, api kemudian menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan awal korsleting listrik menjadi perhatian utama karena sering menjadi pemicu kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Baca Juga: Mengerikan! Puting Beliung Landa Tulang Bawang, 80 Rumah Hancur!
Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Akibat kejadian ini, sedikitnya enam unit rumah permanen dilaporkan hangus terbakar. Rumah-rumah tersebut dihuni oleh enam kepala keluarga dengan total sekitar 22 jiwa yang kini kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.
Para korban terdampak di antaranya adalah sejumlah warga yang selama ini tinggal di kawasan tersebut dan belum sempat menyelamatkan seluruh barang berharga mereka. Banyak aset dan dokumen penting dilaporkan tidak dapat diselamatkan dari amukan api.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Kondisi ini menambah kepiluan warga yang terdampak kebakaran menjelang momen Lebaran.
Damkar Kerahkan Belasan Unit
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Tidak kurang dari delapan unit mobil pemadam dari berbagai sektor dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang sudah terlanjur membesar.
Selain Damkar Kabupaten Sukabumi, bantuan juga datang dari Damkar Kota Sukabumi serta unsur TNI dan kepolisian yang turut membantu proses evakuasi dan pengamanan area sekitar. Fokus utama petugas adalah mencegah api menjalar lebih luas.
Setelah upaya intensif beberapa waktu, api akhirnya berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Namun petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala serta melakukan pendataan kerugian secara menyeluruh.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com
