BMKG keluarkan peringatan cuaca ekstrem, Aceh, Sumbar, dan Papua siaga selama seminggu, Warga diminta waspada.
BMKG mengeluarkan peringatan penting bagi masyarakat Aceh, Sumatera Barat, dan Papua. Selama sepekan ke depan, cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah ini.
Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru agar terhindar dari potensi bahaya. Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Siaga Bencana.
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Di Aceh, Sumbar, dan Papua
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk sepekan ke depan. Wilayah Aceh, Sumatra Barat, hingga Papua masuk kategori siaga, seiring potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi telah tercatat di berbagai daerah. BMKG melaporkan hujan ekstrem mencapai 165 mm per hari di DI Yogyakarta dan 159,2 mm per hari di Sumatra Barat.
Sementara Kalimantan Barat dan Maluku juga mengalami hujan sangat lebat, masing-masing 108,6 mm dan 103,3 mm per hari.
Faktor Penyebab Dan Dinamika Atmosfer
Menurut BMKG, peningkatan intensitas hujan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor atmosferik yang masih aktif. Di antaranya kondisi La Niña lemah, angin Monsun Asia lebih kuat dari normal, fenomena cold surge, serta keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S yang berkembang menjadi Siklon Tropis Jenna.
Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang ekuator turut mendukung pembentukan awan konvektif, meningkatkan peluang hujan lebat di berbagai wilayah. Secara global, fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) berada pada fase negatif, memperkuat La Niña lemah, yang meningkatkan pasokan uap air di Indonesia.
Sementara itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sejumlah perairan Indonesia juga mendorong pertumbuhan awan hujan.
Baca Juga: Banjir Bandang Sitaro, 16 Tewas, 141 Rumah Rusak Warga Dievakuasi Darurat
Prakiraan Cuaca Sepekan Ke Depan
BMKG memprediksi bahwa pada periode 6-8 Januari 2026, Indonesia akan didominasi hujan ringan hingga lebat. Wilayah yang masuk status Siaga meliputi Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.
Potensi angin kencang juga diwaspadai di Lampung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Selatan. Pada periode 9-12 Januari 2026, hujan ringan hingga lebat masih akan mendominasi.
BMKG menetapkan status Siaga kembali untuk Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, dan Papua Selatan. Potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya.
Imbauan Dan Layanan BMKG
BMKG menegaskan prakiraan cuaca ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan atmosfer. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
Warga juga dianjurkan selalu memantau informasi resmi BMKG melalui kanal resmi, agar tetap aman selama cuaca ekstrem. Selain itu, BMKG menyediakan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) yang terintegrasi untuk memantau kondisi cuaca di jalur perjalanan darat, laut, dan udara.
Layanan ini membantu masyarakat merencanakan aktivitas dengan aman dan mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem awal 2026. Jangan lewatkan update berita seputaran Siaga Bencana dan berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari kontrasaceh.net
- Gambar Kedua dari cnbcindonesia.com

